Langsung ke konten utama











 Paramount Land Meriahkan Gading Serpong dengan Festival Cap Go Meh 2025

Paramount Gading Serpong
Jumat, 07 Februari 2025
Paramount Land membuka tahun 2025 dengan beragam kegiatan meriah untuk merayakan
Chinese New Year 2025 yang jatuh pada 29 Januari 2025. Beragam hiasan Chinese New Year,
seperti lampion berwarna merah dan kuning sebagai simbol keberuntungan dan kebahagiaan,
instalasi pagoda, hingga ornamen bertema Chinese New Year lainnya, mewarnai seluruh Kota
Gading Serpong di beberapa titik lokasi hunian hingga area street commercial.
Sebagai puncak perayaan Chinese New Year 2025, Paramount Land bekerja sama dengan
Pengurus RW/RT klaster Paramount Gading Serpong menggelar ‘Festival Cap Go Meh’ dengan
tema ‘Merajut Keharmonisan, Merayakan Kemakmuran’, pada 7-8 Februari 2025, pukul 08.00 WIB
hingga malam bertempat di depan Ruko Tematik Paramount Gading Serpong (Pasar Modern
Paramount).
Oktavianus Ekowibowo, Direktur Eksekutif Estate Management Paramount Land, menjelaskan,
“Dalam rangka perayaan Chinese New Year 2025, Paramount Land melalui Paramount Estate
Management hadir untuk semakin memeriahkan Kota Gading Serpong melalui Festival Cap Go
Meh pada 7-8 Februari 2025. Tujuan kami menyelenggarakan kegiatan ini adalah sebagai hiburan
warga serta mempererat tali persaudaraan dan keharmonisan antara sesama, baik dalam
keluarga, masyarakat, maupun lintas budaya.”
“Festival ini juga memberikan kesempatan dan peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal untuk
membuka tenantselama acara berlangsung, sekaligussebagai destinasi kuliner dan wisata favorit
bagi masyarakat. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan dan merayakan Festival Cap
Go Meh 2025 yang vibrant di Gading Serpong dan nikmati pertunjukan festival barongsai dan
atraksi Liong, panggung hiburan, hingga bazaar kuliner yang diikuti ratusan tenant favorit
masyarakat.”
Pada kesempatan yang sama, James, Ketua Panitia acara Festival Cap Go Meh 2025 yang mewakili
warga klaster Paramount Gading Serpong menyambut antusias adanya kolaborasi Paramount
Estate Management selaku pengelola kawasan Kota Gading Serpong bersama Pengurus RW/RT
klaster Paramount Gading Serpong klaster Paramount Gading Serpong.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Paramount Estate Management yang
senantiasa mendukung kegiatan warga klaster Paramount Gading Serpong. Tradisi Cap Go Meh
mengandung makna spiritual dan diyakini dapat mengusir energi negatif dan menjauhkan
bencana, serta membawa kesejahteraan bagi mereka yang merayakan. Perayaan ini diharapkan
dapat memperkuat keharmonisan antar warga, sekaligus memperkenalkan tradisi budaya bagi generasi penerus.

Selama beberapa tahun terakhir, Kota Gading Serpong telah berkembang sangat pesat, tidak
hanya sebagai hunian idaman, tetapi juga destinasi kuliner, hingga hiburan warga Jabodetabek,
bahkan luar kota. Gading Serpong menjadi destinasi favorit masyarakat karena aksesibilitas yang
sangat mudah dan terbuka dari mana saja, serta suasana kota yang sangat vibrant dengan
beragam pusat kuliner dan bisnis yang hidup dan ramai.
Selain hiburan festival Chinese New Year 2025, masyarakat yang berkunjung juga dapat menikmati
suasana Kota Gading Serpong yang vibrant, ramai, dan meriah dengan beragam fasilitas kota dan
pusat kuliner serta hiburan yang tersebar di setiap sudut Kota Gading Serpong. Informasi
selengkapnya dapat dilihat di situs resmi www.paramount-land.com dan Instagram resmi
https://www.instagram.com/officialparamountland/.
Tentang Paramount Land
Paramount Land merupakan property arm dari Paramount Enterprise. Paramount Land telah mengembangkan Kota
Gading Serpong, yang telah berkembang menjadi sebuah kota mandiri dengan berbagai fasilitas lengkap dan
merupakan new economic hub yang terletak di tengah-tengah kawasan pengembang besar lainnya. Selain memiliki
akses langsung dari tol Jakarta-Merak dan tol JORR, Gading Serpong juga dilengkapi dengan fasilitas lengkap, seperti
Bethsaida Hospital; hotel seperti Atria Hotel, Vega Hotel, dan Fame Hotel; mal dan Hypermart serta pertokoan lainnya;
lapangan golf; fasilitas pendidikan seperti Universitas Matana, Universitas Multimedia Nusantara, sekolah Tarakanita,
BPK Penabur, Pahoa, dan banyak lagi.
Paramount Land juga memiliki beberapa proyek pengembangan lainnya, yaitu Paramount Petals, sebuah kota mandiri
seluas ±400 Ha di barat Jakarta yang memiliki lokasi yang strategis, terhubung dengan tol Jakarta-Tangerang dan
berada di tengah-tengah pengembangan kota mandiri lainnya. Seperti halnya Gading Serpong, Paramount Petals akan
memiliki infrastruktur modern (direct toll access dan sarana/prasarana kota), serta akan memiliki fasilitas lengkap,
antara lain hospital, pendidikan, pasar modern, tempat usaha dan komersial, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel,
lifestyle dan lainnya. Selain itu, Paramount Land juga mengembangkan proyek real estat di Pa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Friksi Terselubung Lembaga Public Relations Versus Media Massa, Kemana Budget untuk Media Massa?

Sejumlah lembaga PR ‘nakal’ diduga memanfaatkan, sekaligus mendompleng media massa untuk menyiarkan berita kepada masyarakat luas, dengan tujuan menjaga citra positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di mata publik.   Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa   Friksi terselubung antara lembaga Public Relations (PR), baik PR internal perusahaan maupun PR Eksternal (PR swasta/independen) dengan media massa (media online, cetak dan audio visual), sudah terjadi sejak lama.   Friksi ini menyangkut persoalan yang berhubungan langsung dengan pembiayaan (budget) pemberitaan untuk media massa setelah media massa hadir dalam undangan press conference, maupun penayangan berita yang berasal press release yang dikirmkan PR.   Seperti diketahui, fungsi Public Relations (PR) adalah menjaga image positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di masyarakat melalui pemberitaan media massa.   Namun sayangnya, ada sejumlah lembaga PR internal per...

Mantap...!!! Ini Terobosan Baru Cara Rakyat Beli Rumah. Mau Tahu?

  Rakyat berpenghasilan tidak tetap (non-fixed income) dipastikan akan bisa beli rumah. Jadi, tidak usah khawatir. Mau tahu caranya...???  thepropertycom (JAKARTA). Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida, mengatakan, masyarakat berpenghasilan tidak tetap dapat membeli rumah bersubsidi dengan cara mengikuti prosedur fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) FLPP atau KPR Tapera. "Pangsa pasar perumahan hampir 65 persen non-fixed income. Untuk membeli rumah rakyat bisa memakai skema KPR Rent to Own (RTO) dan KPR Staircasing Shared Ownership (SSO). Bank BTN bersama Kementerian PUPR dan BP Tapera sedang menyiapkan pembiayaannya," ujar Totok.  Sementara itu, Direktur Konsumer dan Komersial Bank BTN, Hirwandi Gafar, mengungkapkan, amanat UU Tapera menyebutkan ada dua peserta wajib Tapera yaitu rakyat yang memiliki pekerjaan tetap dan masyarakat non-fixed income.  "Kita mengimbau rakyat ikut program Tapera. Tabungan dan iuran mereka akan dinilai setiap bulan untuk mencicil K...