Langsung ke konten utama

Vasanta Group Gandeng Mitsubishi Corporation Jepang dan Lotte Land Korea Garap Dua Properti Terbaik di Sawangan

Vasanta Group berkomitmen menghadirkan properti terbaik sebagai wujud kontribusi di sektor industri properti nasional, sekaligus menghadapi tantangan pasar Indonesia. Untuk itu, Vasanta Group berkolaborasi dengan Mitsubishi Corporation Jepang dan Lotte Land Korea dalam menggarap dua properti terbaik di Sawangan. 

thepropertycom (Tangerang). Dalam kurun tiga tahun terakhir, Vasanta Group berhasil menggarap sejumlah proyek besar dan prestisius, hal ini tak lepas dari penerapan strategi yang dibangun dengan memberikan keunggulan di setiap proyek. Tidak hanya konsep desain kreatif, tetapi juga praktik berkelanjutan, untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dari masyarakat.

“Kami mengadopsi teknologi dan inovasi desain untuk menciptakan properti yang khas dan melebihi ekspektasi pasar. Dalam hal pertumbuhan bisnis, Vasanta Group mengalami peningkatan karena kami juga menjalin kemitraan strategis dengan para pemimpin industri properti,” ungkap Agnus Suryadi, Chairman Vasanta Group kepada pers dalam acara Vasanta Group News Beriefing: Projects & Strategies yang bertempat di Vasanta Group head office, Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Selasa pagi (12/9/2023).

Nicholas Hum, CEO Vasanta Group yang ikut hadir mengatakan, Sawangan telah menjadi area yang makin berkembang. Ini sebagai potensi pembangunan jangka panjang. Untuk mewujudkannya Vasanta Group menjalin kemitraan dengan dua pengembang besar di Asia. Pertama, bekerja sama dengan Mitsubishi Corporation dari Jepang untuk pembangunan Shila. Selanjutnya berkolaborasi dengan Lotte Land dari Korea untuk menghadirkan Eco Town. Shila, dan Eco Town memiliki keunggulan masing-masing. Keduanya akan menjadi kota mandiri terbaru yang meningkatkan kualitas hidup penghuni, mendukung bisnis dan perekonomian sekitar, serta memberikan dampak positif pada lingkungan alam. 

Selain itu, Denny Asalim, Executive Director Vasanta Group juga mengungkapkan, Vasanta Group juga sedang mengembangkan Mawatu di Labuan Bajo, NTT seluas 20 hektar. Mawatu akan menjadi destinasi mewah di Asia Tenggara, dan diharapkan mampu mengembangkan potensi Labuan Bajo sambil tetap menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan pelestarian lingkungan alamnya.

“Bagi kami investor merupakan mitra jangka panjang. Sangat penting untuk membina hubungan yang kuat, menjaga transparansi, dan menyelaraskan tujuan kami dengan para investor, kami terus melakukan perbaikan sehingga kinerja perusahaan dapat optimal, dan mampu memberikan hasil yang diharapkan para investor," tutup Erick Wihardja, Executive Director Vasanta Group.[redtp17].

Keterangan foto (kika): Agnus Suryadi, Nicholas Hum, Erick Wihardja, Denny Asalim berfoto bersama usai Media Briefing (Foto:wan)

Kontak Redaksi: 0812 8934 9614
Email:wawankuswandi0506@gmail.com





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Friksi Terselubung Lembaga Public Relations Versus Media Massa, Kemana Budget untuk Media Massa?

Sejumlah lembaga PR ‘nakal’ diduga memanfaatkan, sekaligus mendompleng media massa untuk menyiarkan berita kepada masyarakat luas, dengan tujuan menjaga citra positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di mata publik.   Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa   Friksi terselubung antara lembaga Public Relations (PR), baik PR internal perusahaan maupun PR Eksternal (PR swasta/independen) dengan media massa (media online, cetak dan audio visual), sudah terjadi sejak lama.   Friksi ini menyangkut persoalan yang berhubungan langsung dengan pembiayaan (budget) pemberitaan untuk media massa setelah media massa hadir dalam undangan press conference, maupun penayangan berita yang berasal press release yang dikirmkan PR.   Seperti diketahui, fungsi Public Relations (PR) adalah menjaga image positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di masyarakat melalui pemberitaan media massa.   Namun sayangnya, ada sejumlah lembaga PR internal per...

Mantap...!!! Ini Terobosan Baru Cara Rakyat Beli Rumah. Mau Tahu?

  Rakyat berpenghasilan tidak tetap (non-fixed income) dipastikan akan bisa beli rumah. Jadi, tidak usah khawatir. Mau tahu caranya...???  thepropertycom (JAKARTA). Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida, mengatakan, masyarakat berpenghasilan tidak tetap dapat membeli rumah bersubsidi dengan cara mengikuti prosedur fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) FLPP atau KPR Tapera. "Pangsa pasar perumahan hampir 65 persen non-fixed income. Untuk membeli rumah rakyat bisa memakai skema KPR Rent to Own (RTO) dan KPR Staircasing Shared Ownership (SSO). Bank BTN bersama Kementerian PUPR dan BP Tapera sedang menyiapkan pembiayaannya," ujar Totok.  Sementara itu, Direktur Konsumer dan Komersial Bank BTN, Hirwandi Gafar, mengungkapkan, amanat UU Tapera menyebutkan ada dua peserta wajib Tapera yaitu rakyat yang memiliki pekerjaan tetap dan masyarakat non-fixed income.  "Kita mengimbau rakyat ikut program Tapera. Tabungan dan iuran mereka akan dinilai setiap bulan untuk mencicil K...