Langsung ke konten utama

Menyasar Orang-orang Kaya Jakarta, BSD Serpong dan Kebayoran Baru Bersaing Ketat, Harga Rumah Dibandrol Miliaran, Waaawww...!!!

Orang-orang kaya Jakarta bertaburan ingin punya rumah mewah. Melihat peluang ini, sejumlah pengembang besar bersaing ketat dalam memproduksi hunian mewah yang lengkap dengan berbagai fasilitas luxury, harganya miliaran rupiah...waaawww...!!! 

thepropertycom (JAKARTA). Wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan merupakan salah satu lokasi favorit bagi orang-orang kaya untuk memiliki hunian. Sebagai kawasan super premium, unit residensial yang ditawarkan ke publik sangat mewah dan berkonsep green home. Harga yang dibandrol untuk setiap unit rumah mencapai miliaran rupiah. 

Di sisi lain di wilayah Serpong, pengembang besar Sinar Mas Land juga tak mau kalah. Klaster mewah seperti Nava Park di kawasan Serpong memasang tarif jual mencapai antara Rp5 miliar hingga Rp8 miliaran. 


Pengembang di wilayah Serpong maupun Jakarta Selatan, umumnya lebih cenderung menghadirkan hunian vertikal untuk segmen premium. Contohnya, hunian Savyavasa Residence @Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Proyek ini dikembangkan PT Jantra Swarna Dipta yang merupakan joint venture dari PT Jakarta Setiabudi International Group dan Swire Properties.


Chief Executive Swire Properies Tim Blackburn, mengatakan, kehadiran properti mewah tidak lepas dari optimisme pengembang melihat situasi perekonomian Indonesia.

“Kami akan terus membawa brand residensial premium ke pasar Indonesia yang sangat dinamis,” katanya.

Unit Savyavasa Residence dipasarkan mulai dari Rp8 miliar dan proyek ini dibangun di atas lahan seluas 3 hektar. Apartemen ini memiliki tiga tower yang mencakup 418 unit dengan beberapa tipe mulai dari 2, 3, dan 4 kamar. Sebesar 70 persen areanya dialokasikan untuk ruang terbuka hijau.[redtp16]



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Friksi Terselubung Lembaga Public Relations Versus Media Massa, Kemana Budget untuk Media Massa?

Sejumlah lembaga PR ‘nakal’ diduga memanfaatkan, sekaligus mendompleng media massa untuk menyiarkan berita kepada masyarakat luas, dengan tujuan menjaga citra positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di mata publik.   Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa   Friksi terselubung antara lembaga Public Relations (PR), baik PR internal perusahaan maupun PR Eksternal (PR swasta/independen) dengan media massa (media online, cetak dan audio visual), sudah terjadi sejak lama.   Friksi ini menyangkut persoalan yang berhubungan langsung dengan pembiayaan (budget) pemberitaan untuk media massa setelah media massa hadir dalam undangan press conference, maupun penayangan berita yang berasal press release yang dikirmkan PR.   Seperti diketahui, fungsi Public Relations (PR) adalah menjaga image positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di masyarakat melalui pemberitaan media massa.   Namun sayangnya, ada sejumlah lembaga PR internal per...

Mantap...!!! Ini Terobosan Baru Cara Rakyat Beli Rumah. Mau Tahu?

  Rakyat berpenghasilan tidak tetap (non-fixed income) dipastikan akan bisa beli rumah. Jadi, tidak usah khawatir. Mau tahu caranya...???  thepropertycom (JAKARTA). Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida, mengatakan, masyarakat berpenghasilan tidak tetap dapat membeli rumah bersubsidi dengan cara mengikuti prosedur fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) FLPP atau KPR Tapera. "Pangsa pasar perumahan hampir 65 persen non-fixed income. Untuk membeli rumah rakyat bisa memakai skema KPR Rent to Own (RTO) dan KPR Staircasing Shared Ownership (SSO). Bank BTN bersama Kementerian PUPR dan BP Tapera sedang menyiapkan pembiayaannya," ujar Totok.  Sementara itu, Direktur Konsumer dan Komersial Bank BTN, Hirwandi Gafar, mengungkapkan, amanat UU Tapera menyebutkan ada dua peserta wajib Tapera yaitu rakyat yang memiliki pekerjaan tetap dan masyarakat non-fixed income.  "Kita mengimbau rakyat ikut program Tapera. Tabungan dan iuran mereka akan dinilai setiap bulan untuk mencicil K...