Langsung ke konten utama

Terjadi Persaingan Sengit Antar Pengembang Besar Dalam Merebut Pasar Generasi Milenial Kelas Menengah, Produk Hunian Minimalis Bertebaran di Jabodetabek, Mantap...!!!

 

Generasi milenial kelas menengah yang hidup di kota besar seperti Jakarta, lebih cenderung memilih rumah tapak model minimalis, atau unit apartemen yang desain interiornya berkonsep minimalis. Telah terjadi persaingan sengit antar pengembang besar dalam merebut pasar generasi milenial kelas menengah. Hunian minimalis bertebaran di wilayah Jabodetabek. Mantap...!!!

thepropertycom (JAKARTA). Sejumlah pengembang besar properti, tentu melihat pasar generasi milenial sangat prospektif, sehingga hampir sebagian besar hunian yang diproduksi developer, bergaya minimalis dengan luas tanah sekitar antara 72 sampai 90 meter persegi. 

Harga yang dibandrol juga sangat kompetitif yaitu dalam kisaran Rp400 sampai Rp750 jutaan. Desain rumah minimalis, saat ini memang sangat populer di kalangan generasi milenial di seluruh dunia, termasuk Indonesia. 

Bagi generasi milenial kelas menengah, memiliki rumah minimalis sudah menjadi gaya hidup moderen dan simpel, namun trendi. Menurut hasil penelitian Livspace, generasi milenial kelas menengah berpenghasilan 20 persen lebih rendah dari penghasilan orang tua mereka. Inilah yang menyebabkan mereka memilih hunian bergaya minimalis. 

Gaya rumah minimalis merupakan satu-satunya pilihan yang bisa disesuaikan dengan keadaan finansial generasi milenial kelas menengah.

Generasi milenial kelas menengah merupakan komunitas eksklusif yang mampu menikmati manfaat holistik dari sebuah teknologi, terkait model dan gaya hunian untuk tempat tinggal mereka. 

Gaya hidup generasi milenial yang cenderung praktis dan pragmatis menjadi alasan kuat bagi mereka dalam memilih hunian minimalis.

Popularitas dan gaya hidup kosmopolitan generasi milenial, menjadi faktor penting bagi pengembang properti untuk membuat hunian, baik rumah tapak maupun unit apartemen yang tentunya disesuaikan dengan mentalitas dan karakter pribadi generasi milenial kelas menengah.[redtp17]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Friksi Terselubung Lembaga Public Relations Versus Media Massa, Kemana Budget untuk Media Massa?

Sejumlah lembaga PR ‘nakal’ diduga memanfaatkan, sekaligus mendompleng media massa untuk menyiarkan berita kepada masyarakat luas, dengan tujuan menjaga citra positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di mata publik.   Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa   Friksi terselubung antara lembaga Public Relations (PR), baik PR internal perusahaan maupun PR Eksternal (PR swasta/independen) dengan media massa (media online, cetak dan audio visual), sudah terjadi sejak lama.   Friksi ini menyangkut persoalan yang berhubungan langsung dengan pembiayaan (budget) pemberitaan untuk media massa setelah media massa hadir dalam undangan press conference, maupun penayangan berita yang berasal press release yang dikirmkan PR.   Seperti diketahui, fungsi Public Relations (PR) adalah menjaga image positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di masyarakat melalui pemberitaan media massa.   Namun sayangnya, ada sejumlah lembaga PR internal per...
 

Paguyuban Warga Catalina Gading Serpong Keluhkan Tetesan Air Chiller, Diduga Berasal Dari Apartemen Carstensz

Paguyuban Warga Catalina, Gading Serpong mengeluhkan adanya cipratan air kecil (seperti gerimis) ke dalam lingkungan kompleks perumahan Catalina, khususnya Blok AA. thepropertycom (Serpong). Cipratan air ini diduga berasal dari mesin chiller yang lokasinya berada di belakang apartemen dan mal Carstensz, Gading Serpong. Tempat mesin chiller ini juga berbatasan dengan tembok pembatas Blok AA perumahan Catalina, Gading Serpong.( klik video diatas untuk melihat mesin chiller ). "Sejak adanya apartemen ini, bila kami melewati jalan di belakang apartemen, selalu terkena cipratan air seperti gerimis, kami menduga air ini berasal dari mesin chiller apartemen Carstensz," kata Jhon Jo, Ketua Paguyuban Catalina kepada reporter thepropertycom , Senin pagi (18/9/2023). Di tempat yang sama, Juru bicara Paguyuban Catalina, I Nengah Sudarma menuturkan, walaupun tetesan air itu kecil, tapi sangat mengganggu aktivitas warga yang berlalu lalang di jalan, khususnya warga Blok AA. "Tetesan ...