Langsung ke konten utama

Cek Fakta...!!! Ternyata Ada Lho, Tarif Sewa Rusun di Jakarta Hanya Rp10 Ribu Per Bulan, Ini Buktinya...!!!

Di kota besar seperti Jakarta, ternyata masih ada tarif sewa rumah susun (rusun) hanya Rp10 ribu per bulan. Bagi Anda yang butuh hunian murah dan berkualitas, rusun ini jadi pilihan

thepropertycom (JAKARTA). Memiliki hunian yang layak huni dengan tarif sewa murah tidaklah mudah. Terlebih lagi seperti kota besar Jakarta. Hampir sebagian besar rumah tapak, unit apartemen dan rumah susun, tarif sewanya naik, tentu saja ini sangat memberatkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

Persoalan ini jelas menjadi tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni, bagi rakyat secara umum. Untuk menjawab permasalahan itu, belum lama ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Sosial (Kemensos) meresmikan rumah susun (rusun) Sentra Mulya Jaya, Jakarta Timur untuk masyarakat Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Jum'at (31/03/2023). Untuk menghuni rusun itu, masyarakat hanya bayar biaya sewa Rp10.000 per bulan. 


"Pembangunan Rusun Sentra Mulya Jaya merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial untuk masyarakat PPKS," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto saat peresmian Rusun Sentra Mulya Jaya. 

Pembangunan Rusun Sentra Mulya Jaya berlangsung sejak bulan Mei 2021 sampai April 2022 dengan biaya sebesar Rp 35,9 miliar. Rusun setinggi lima lantai ini berdiri di atas lahan seluas 21.843 meter persegi dan memiliki total jumlah hunian 93 unit, yang terdiri dari 91 unit standar dan 2 unit untuk difabel. 


Pembangunan rusun ini sebagai solusi penyelesaian masalah perumahan untuk masyarakat sektor informal. Rusun ini telah dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas pendukung, seperti perkerasan untuk sirkulasi, Instalasi pengolahan limbah, Instalasi air bersih, lansekap taman, dan komponen pendukung bangunan lainnya.[redtp16]

Redaksi@thepropertycom 0812 8934 9614

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Friksi Terselubung Lembaga Public Relations Versus Media Massa, Kemana Budget untuk Media Massa?

Sejumlah lembaga PR ‘nakal’ diduga memanfaatkan, sekaligus mendompleng media massa untuk menyiarkan berita kepada masyarakat luas, dengan tujuan menjaga citra positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di mata publik.   Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa   Friksi terselubung antara lembaga Public Relations (PR), baik PR internal perusahaan maupun PR Eksternal (PR swasta/independen) dengan media massa (media online, cetak dan audio visual), sudah terjadi sejak lama.   Friksi ini menyangkut persoalan yang berhubungan langsung dengan pembiayaan (budget) pemberitaan untuk media massa setelah media massa hadir dalam undangan press conference, maupun penayangan berita yang berasal press release yang dikirmkan PR.   Seperti diketahui, fungsi Public Relations (PR) adalah menjaga image positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di masyarakat melalui pemberitaan media massa.   Namun sayangnya, ada sejumlah lembaga PR internal per...
 

Paguyuban Warga Catalina Gading Serpong Keluhkan Tetesan Air Chiller, Diduga Berasal Dari Apartemen Carstensz

Paguyuban Warga Catalina, Gading Serpong mengeluhkan adanya cipratan air kecil (seperti gerimis) ke dalam lingkungan kompleks perumahan Catalina, khususnya Blok AA. thepropertycom (Serpong). Cipratan air ini diduga berasal dari mesin chiller yang lokasinya berada di belakang apartemen dan mal Carstensz, Gading Serpong. Tempat mesin chiller ini juga berbatasan dengan tembok pembatas Blok AA perumahan Catalina, Gading Serpong.( klik video diatas untuk melihat mesin chiller ). "Sejak adanya apartemen ini, bila kami melewati jalan di belakang apartemen, selalu terkena cipratan air seperti gerimis, kami menduga air ini berasal dari mesin chiller apartemen Carstensz," kata Jhon Jo, Ketua Paguyuban Catalina kepada reporter thepropertycom , Senin pagi (18/9/2023). Di tempat yang sama, Juru bicara Paguyuban Catalina, I Nengah Sudarma menuturkan, walaupun tetesan air itu kecil, tapi sangat mengganggu aktivitas warga yang berlalu lalang di jalan, khususnya warga Blok AA. "Tetesan ...