Langsung ke konten utama

Dipasarkan Tahun 2019, Serah Terima Kunci Unit Apartemen Akasa Pure Living Serpong Baru Dilaksanakan Februari 2023

 

Apartemen Akasa Pure Living dilengkapi beragam fasilitas modern diantaranya Thematic Garden, Discovery Park dan BBQ Area.

thepropertycom. Serah terima kunci tahap pertama, unit tower Kamaya apartemen Akasa Pure Living BSD City kepada konsumen berlangsung di Serpong, Tangerang Selatan, Senin (27/2/2023). 

Apartemen Akasa Pure Living merupakan proyek konsorsium antara Sinar Mas Land dan PT Dwijaya Karya. 

CEO Commercial Sinar Mas Land, Anna W. Budiman mengatakan, prosesi serah terima kunci merupakan bukti bahwa pembangunan apartemen berjalan sesuai rencana.


"Unit apartemen mulai dipasarkan tahun 2019 dalam kondisi pandemi Covid-19," kata Anna dalam siaran persnya, Senin (27/2/2023).

Akasa Pure Living dibangun di atas lahan 2,8 hektar. Tower unit Kamaya tersedia dalam empat tipe, yaitu studio, 1 BR Junior, 1 BR & 2 BR. Dipasarkan mulai dari harga Rp390 jutaan dengan cicilan Rp2 jutaan perbulan. 

"Kami mengutamakan kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian pembangunan agar konsumen segera mendapatkan properti impiannya," ujar Ana. 

Akasa Pure Living dilengkapi beragam fasilitas modern diantaranya Thematic Garden, Discovery Park dan BBQ Area. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penghuni, pengawasan security apartemen dilakukan 24 jam dan CCTV.


Apartemen ini terletak di lokasi strategis dan sangat dekat dengan pusat perbelanjaan dan kesehatan, seperti Pasar Modern BSD City dan Rumah Sakit Eka Hospital. 

Akses menuju apartemen ditempuh melalui ruas Tol Jakarta-Merak (Tol Kebon Jeruk) dan Tol Jakarta-Serpong. Jalur transportasi yang mendukung apartemen ialah KRL Commuter Line melalui Stasiun Sudimara, Cisauk, Serpong dan Rawa Buntu.[redtp17]



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gelombang PHK Berkelanjutan, Kode Keras Bagi Presiden Prabowo Subianto

Gelombang PHK bukan hanya terjadi di sektor industri manufaktur, tetapi juga menyentuh lembaga media massa nasional, seperti stasiun TV swasta, siaran radio komersial dan sejumlah media online. Diprediksi sampai akhir tahun 2025 ini, pengangguran terselubung terdidik semakin tinggi, angka kriminalitas menanjak naik, premanisme meluas dan pungli bertebaran dimana-mana. Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi secara berkelanjutan sejak tahun 2022 lalu hingga memasuki semester pertama tahun 2025, menjadi kode keras buat Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi, terkait kebijakan ekonomi kerakyatan. Badai PHK berjamaah ini terjadi, berawal dari penurunan daya beli masyarakat lapisan bawah. Kondisi ini semakin diperparah oleh keadaan ekonomi global yang terus melemah, serta kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump yang secara tidak langsung merusak sendi-sendi ekonomi nasional. Terjadinya kasus PHK b...

Friksi Terselubung Lembaga Public Relations Versus Media Massa, Kemana Budget untuk Media Massa?

Sejumlah lembaga PR ‘nakal’ diduga memanfaatkan, sekaligus mendompleng media massa untuk menyiarkan berita kepada masyarakat luas, dengan tujuan menjaga citra positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di mata publik.   Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa   Friksi terselubung antara lembaga Public Relations (PR), baik PR internal perusahaan maupun PR Eksternal (PR swasta/independen) dengan media massa (media online, cetak dan audio visual), sudah terjadi sejak lama.   Friksi ini menyangkut persoalan yang berhubungan langsung dengan pembiayaan (budget) pemberitaan untuk media massa setelah media massa hadir dalam undangan press conference, maupun penayangan berita yang berasal press release yang dikirmkan PR.   Seperti diketahui, fungsi Public Relations (PR) adalah menjaga image positif perusahaan swasta tertentu atau institusi negara, di masyarakat melalui pemberitaan media massa.   Namun sayangnya, ada sejumlah lembaga PR internal per...

Fenomena Aksi Cabul Negeri Beradab...

  Kasus sejumlah dokter yang mencabuli pasiennya saat melakukan praktik merupakan fenomena baru yang cukup menakutkan kaum perempuan, terutama bagi perempuan yang sedang hamil atau yang sedang mengalami gangguan kesehatan. Oleh: Wawan Kuswandi Pemerhati Komunikasi Massa Selama ini, Indonesia dikenal sebagai negeri yang beradab, masyarakatnya ramah-tamah, sopan santun, serta beretika/berbudaya luhur hasil warisan dari nenek moyang bangsa. Namun, sekarang negara ini semakin terjerembab dalam lingkaran nafsu syahwat dan aksi cabul yang tidak lagi mengenal rasa malu. Jauh sebelum aksi cabul dilakukan para dokter, sudah banyak kasus pencabulan terjadi, mulai dari puluhan santriwati yang dicabuli hingga hamil oleh oknum pengajar pesantren, dukun cabul yang selalu ada dari zaman ke zaman, guru cabul, pejabat cabul, oknum polisi cabul dan banyak lagi cabul-cabul lainya yang mungkin saja tidak tersentuh media dan hukum. Bahkan, ada kasus pencabulan menghilang tanpa jejak, setelah ada kesep...