Langsung ke konten utama

Postingan

Kerjasama BP Tapera dan Pengembang Siap Hadirkan Hunian MBR Berkualitas

  Kerjasama berkesinambungan antara BP Tapera dan pengembang properti diharapkan bisa menciptakan pembangunan rumah berkualitas, dan memenuhi demand (permintaan) dari peserta Tapera, agar tingkat hunian semakin meningkat.  thepropertycom (JAKARTA). Para pengembang properti yang memakai sistem penjualan rumah melalui pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) akan mendapatkan insentif dari pemerintah. Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, insentif diberikan kepada pengembang yang memperhatikan kualitas rumah yang ditawarkan.  "Mereka (pengembang) yang concern dengan kualitas harus dihargai dan diapresiasi agar mereka tumbuh lebih baik lagi," ujar Herry dalam diskusi di Jakarta, Selasa (11/4/2023).  Sebaliknya, menurut Herry, pengembang yang tidak berkomitmen dalam kualitas, maka diberikan disinsentif.  Salah satu co...

Backlog Perumahan 12,75 Juta, Pemerintah Soroti Industri Properti Untuk MBR

  Backlog perumahan berdasarkan data Susenas tahun 2020 menyebutkan, 12,75 juta keluarga belum memiliki rumah. Sedangkan pertumbuhan rumah tangga baru diperkirakan mencapai 700-800 ribu KK setiap tahunnya.  thepropertycom (JAKARTA) . Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Pemerintah berupaya mendorong percepatan layanan perizinan dasar industri properti antara lain Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dan Persetujuan Izin Lingkungan yang memerlukan dukungan dari Pemerintah Daerah untuk percepatan pelaksanaannya.  "Untuk itu, perlu diintegrasikan ke dalam kebijakan pengelolaan perkotaan dengan pemanfaatan lahan secara efisien, sistem transportasi yang saling terintegrasi, serta penyediaan fasilitas publik yang layak dan nyaman," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, belum lama ini.  Airlangga menjelaskan, pemerintah telah melakukan reformasi regulasi lewat Und...

Era Pemulihan Pandemi, Tingkat Okupansi Ritel Masih Dibawah 70 Persen

  Tingkat kunjungan mal meningkat, harga sewa ritel bakal naik. Tingkat hunian berada di level 65,9 persen untuk kelas menengah, dan 47 persen untuk menengah bawah thepropertycom (JAKARTA). Tingkat okupansi di sektor ritel telah memasuki era pemulihan. Namun, kondisi tersebut tidak seiring dengan harga sewa ruang ritel yang saat ini masih lebih rendah dibandingkan dengan harga sewa prapandemi. Berdasarkan data Colliers Indonesia, okupansi pusat perbelanjaan di Jabodetabek masih berada di bawah 70 persen pada kuartal I/2023. Adapun, rata-rata hunian mal di Jakarta masih berada di angka 69 persen. Sementara itu, rata-rata hunian mal di Bodetabek sebesar 68,8 persen.  Senior Associate Director Colliers , Ferry Salanto, mengatakan rendahnya tingkat okupansi ruang ritel saat ini disebabkan oleh kinerja dari setiap tipe dari shopping center yang tidak merata. "Tingkat okupansi antara mal kelas atas dan menengah bawah cukup jomplang," kata Ferry, dikutip Senin (10/4/2023).  Da...

Jelang Pilpres 2024, Pembangunan Apartemen Slow Down, Pengembang Wait and See

  Penjualan unit apartemen di Jabodetabek masih belum bergairah alias slow down karena menunggu momentum yang tepat, terutama jelang pemilu presiden tahun 2024 thepropertycom (JAKARTA). Pasar apartemen hingga kuartal pertama 2023 menunjukkan peningkatan yang relatif rendah, karena masih terjadi perlambatan. Menurut hasil  riset konsultan properti Colliers International Indonesia (CII), ada 11.635 unit apartemen yang akan selesai dibangun hingga tahun 2025 mendatang. Senior Associate Director CII, Ferry Salanto mengatakan, jumlah unit apartemen hingga tahun 2025 masih dinamis dan kemungkinan melambat saat memasuki tahun politik 2024. Kalangan investor akan wait and see . "Jelang pemilu, tidak akan membuat gejolak yang berarti. Trennya setiap jelang pemilu memang akan melambat, karena untuk kehati-hatian,” ujarnya.  Namun, kenaikan harga apartemen sudah terjadi, tetapi persentasenya masih sangat kecil berkisar 2 sampai 3 persen dan ini akan bertahan hingga tahun 2025. Unt...

Resesi dan Inflasi Tak Berpengaruh Tuh...!!! Permintaan Hunian Tetap Tinggi, 80 Persen Kekayaan Kelas Menengah Diinvestasikan Untuk Properti

  Ancaman resesi dan inflasi ternyata tak berpengaruh. Permintaan hunian tetap tinggi, 80 persen kekayaan kelas menengah diinvestasikan untuk properti  thepropertycom (JAKARTA). Senior Director Dofla Land Doris Flantika mengatakan, 80 persen kekayaan kelas menengah berasal dari kepemilikan tanah.  "Kalau tidak berinvestasi di real estate, kekayaan Anda pasti akan tergerus inflasi, karena salah satu yang bisa mengimbangi inflasi adalah kenaikan harga rumah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, baru-baru ini.  Hunian adalah kebutuhan primer, sehingga demand akan selalu ada. Besar kecilnya kenaikan harga properti tidak dapat diukur pasti. Namun, kondisi pasar menunjukkan, angka peningkatan terus terjadi setiap tahunnya.  Sejumlah pengembang optimis, industri properti akan tetap tumbuh dalam lima tahun ke depan, walaupun terjadi perlambatan. Untuk mengatasi hal itu, beberapa pengembang real estate banyak menciptakan terobosan dan inisiatif baru, agar bisa tetap bert...

Kabar Asyiiikkk Nih...!!! Buat Mahasiswa Serpong, Edutainment Plaza Segera Hadir Tahun 2024

  Saat ini ada sekitar 150 ribu mahasiswa aktif yang kuliah di Serpong. Edutainment Plaza segera hadir untuk mahasiswa berkumpul, bersosialisasi, belajar dan bersenang-senang thepropertycom (JAKARTA) . Edutainment Plaza hadir di Serpong untuk melengkapi konsep pengembangan Kota Universitas di wilayah Serpong Utara.  PT HongKong Kingland dan Adhya Group menghadirkan Edutainment plaza bukan hanya untuk memberikan hiburan, tetapi juga edukasi. Managing Director PT HongKong Kingland, Timothy Chang mengatakan, pembangunan tahap pertama Edutainment Plaza seluas 30 ribu meter persegi, ditandai dengan topping off. Selanjutnya, T imothy Chang menuturkan, saat ini ada sekitar 150 ribu mahasiswa yang aktif kuliah di Serpong. Di Serpong Utara saja, sudah ada lebih dari 30 ribu mahasiswa, dan populasinya masih akan terus bertambah. "Ini menjadi tonggak penting bagi Kingland Avenue untuk mewujudkan visi mengembangkan Kota Universitas," ucap Timothy Chang dalam keterangan tertulis, Jumat (7...

Industri Properti Sumbang 60 Persen Emisi Karbon, Pengembang Wajib Terapkan Hunian Ramah Lingkungan Hidup

  Pengembang properti memiliki tanggungjawab yang tidak kecil mengingat sejumlah studi menunjukkan bahwa industri properti menjadi salah satu penyumbang terbesar emisi karbon thepropertycom (JAKARTA) . Belum lama ini, Jones Lang LaSalle, perusahaan finansial dan real estate, dalam hasil penelitiannya di 32 kota di dunia, menemukan bahwa sektor real estate menyumbang rata-rata 60 persen dari keseluruhan emisi karbon.   Ini terjadi karena Industri properti menggunakan bahan bangunan, seperti semen yang memberikan pengaruh sebesar 7 persen terhadap karbondioksida secara global.  Pengembang properti di Indonesia tak hanya berlomba menyediakan hunian, namun wajib turut serta menjaga lingkungan hidup atau go green sesuai kesepakatan The Bangkok Goals for the Bio-Circular Green Economy.  Dengan angka backlog yang masih tinggi, penerapan konsep bangunan hijau dan ramah lingkungan hidup, menjadi kewajiban bagi pengembang dalam setiap membangun kawasan hunian.  Pemerintah...